PRESIDEN BILANG DOLAR NAIK GAK NGARUH

Dolar Naik, Gak Ngaruh?

"Orang di desa gak bertransaksi pakai dolar. Jadi naiknya dolar gak ngaruh." — Prabowo Subianto, Presiden RI
USD / IDR

Scroll buat liat realita

Masalahnya, ekonomi gak sesimpel itu.

Bayangin lo jualan gorengan di pinggir jalan. Lo beli minyak goreng, tepung, gas — semua harga naik. Lo pikir: "Kan gue jualan pakai rupiah. Dolar naik mah urusan orang kaya."

Masalahnya, minyak goreng lo — meskipun beli di warung Pak RT — bahan bakunya dibeli pake dolar. Kedelai impor. Gandum impor. Susu impor. Bahkan pupuk buat petani aja dibeli pake dolar.

Jadi meskipun lo gak megang dolar, semua harga barang di sekitar lo ikut naik. Gak percaya?

Analogi Sederhana

Lo punya warung. Lo jualan es teh. Tiba-tiba harga gula naik, harga es batu naik, harga gelas plastik naik. Lo bilang "gak ngaruh" karena lo jual es teh, bukan gula.

Tapi lo jual es teh pakai gula. Begitu juga Indonesia — kita jual barang pakai dolar buat beli bahan baku.

Kurs Hari Ini

Sekarang
Tertinggi (1th)
Terendah (1th)
Perubahan (1th)

Yang Kena Imbas

Dolar naik gak cuman ngaruh ke kantong pejabat. Ini dampak langsung ke dompet lo:

Referensi & Sumber Data

Pengen dalemin? Ini sumber-sumber kredibel buat tiap sektor. Klik kategori buat filter.

Jadi, apa dolar naik ngaruh?

Ya. Sangat. Ngaruh banget.

Meskipun lo gak pernah megang dolar, setiap barang yang lo beli setiap hari — dari nasi goreng di warteg, pulsa HP, bensin motor, sampe obat batuk — harganya dipengaruhi dolar.

Indonesia masih impor banyak banget: gandum, kedelai, susu, gula, minyak mentah, mesin, alat elektronik, bahan baku obat, sampe pesawat. Semuanya pake dolar.

Jadi kalau ada yang bilang "dolar naik gak ngaruh" — lo udah tau jawabannya sekarang.